Potensi-Bisnis-Teknologi-Finansial-Syariah-di-Indonesia

Potensi Bisnis Teknologi Finansial Syariah di Indonesia

Bagi anda yang ingin melirik bisnis financial technology/Teknologi finansial(Tekfin), mungkin bisa mulai memikirkan untuk ikut mengkhususkan pada jenis pinjaman berbasis syariah (Tekfin syariah). Sebab, ‘pemain’ di sektor ini masih terbilang sedikit.  
Seperti yang dilansir dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baru ada satu perusahaan Tekfin peer to peer (P2P) lending yang terdaftar di OJK dengan menjalankan prinsip syariah.

Hingga maret 2018, terdapat 145.965 entitas penyedia dana Tekfin P2P, meningkat 44,61 persen. Sementara jumlah peminjam mencapai 1.032.776 orang, meningkat 297,78 persen. Perkembangan industri keuangan syariah juga terus menunjukkan peningkatan yang signifikan hingga maret 2018, perbankan syariah mencatatkan aset Rp.439,32 triliun, tumbuh 19,33 persen.

Selama tahun 2017, nilai transaksi Tekfin di Indonesia mencapai sekitar USS 18,65 miliar, sementara kategori pembayaran masih mendominasi dengan transaksi sebesar USS 18,61 miliar.  

Rambu-rambu syariah seperti akad, rukun, hukum hingga audit perlu menjadi perhatian jika anda ingin masuk dan menggali potensi Tekfin berbasis syariah di Indonesia. Indonesia, dengan jumlah muslim terbesar di dunia, memiliki potensi pasar yang besar dan terbuka lebar bagi bisnis Tekfin untuk tumbuh dan berkembang. Saat ini, nasabah perbankan syariah hanya 8,8 persen dari total nasabah nasional atau baru mencapai 12 juta nasabah.

Beberapa negara lain, seperti Emirat Arab, Singapura, dan Malaysia telah lebih dulu merambah Tekfin syariah yang aplikasinya sebagian besar fokus pada layanan pinjam meminjam.

Bagi anda yang ingin memulai bisnis ini, perlu diperhatikan bahwa kegiatan usaha baru bisa berjalan setelah perusahaan anda terdaftar sebagai penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis Tekfin di OJK.

Bisnis Tekfin anda harus memperhatikan transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian, dan kewajaran (TARIF) dalam rangka memenuhi kepentingan konsumen. Saat ini, OJK terus menggodok regulasi seputar inovasi dalam keuangan digital yang diharapkan dapat meningkatkan perlindungan terhadap konsumen.

Bagaimana kami dapat membantu Anda?
SMART Legal Consulting adalah Konsultan Jasa Legal Korporasi. Kami memiliki pengalaman dalam membantu Klien dari segi hukum pada saat Klien kami berinvestasi di Indonesia. Mulai dari pendirian PT PMA, hingga pengurusan izin-izin usaha.
Silahkan menghubungi SMART untuk mengatur waktu pertemuan anda dengan kami:

Email : info@smartcolaw.com
Hotline/Whatsapp : +62821-1234-1235
Office : +6221-80674920

Author: TC-DA

Follow by Email
Facebook
Google+
https://blog.smartcolaw.com/potensi-bisnis-teknologi-finansial-syariah-di-indonesia/
Twitter
LINKEDIN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*