Cara Pengisian LKPM Bagi Perusahaan yang Sudah Berproduksi Komersial

Kini NPWP Badan Dapat Diperoleh Melalui SABH dan OSS

Kemajuan teknologi dan zaman yang menawarkan kemudahan untuk mengakses segala update juga dimanfaatkan oleh Instansi Pemerintahan. Saat ini yang tengah menjadi pusat perhatian adalah kemudahan teknologi yang dibuat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yaitu suatu sistem yang diberi nama OSS alias Online Single Submission (OSS).

Online Single Submission (OSS) adalah Perizinan Berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama Menteri, Pimpinan Lembaga, Gubernur, atau Bupati/Wali kota kepada Pelaku Usaha melalui sistem elektronik yang terintegrasi. OSS yang pelaksanaannya diatur dalam PP Nomor 24 Tahun 2018, merupakan upaya Pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah, serta memberi kepastian.

Sebelum ada OSS, perkembangan teknologi juga dimanfaatkan oleh Kementerian Hukum dan HAM melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) guna mempermudah masyarakat dan Noratis dalam mengurus kepentingan yang berkaitan dengan Badan Hukum.

Saat ini, kedua sistem tersebut di atas, SABH dan OSS, ternyata cukup berperan penting dalam pengajuan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan. Yap, kini SABH dan OSS memiliki sistem yang terkoneksi dengan KPP (Kantor Pelayanan Pajak). Melalui Peraturan Direktur Jendral Pajak Nomor PER-20/PJ/2018 tentang Tata Cara Pendaftaran Wajib Pajak dan Pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak Secara Elektronik Melalui Sistem Administrasi Badan Hukum dan Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, KPP mengumumkan bahwa pendaftaran secara elektronik ini dapat dilakukan melalui sistem SABH dan OSS. Apa bedanya pengajuan dari SABH dan OSS?

Menurut pasal 2 Peraturan tersebut, pelaku usaha dapat melakukan pendaftaran untuk diberikan NPWP dengan mengajukan permohonan secara elektronik melalui :

SABH yang terintegrasi dengan sistem informasi Ditjen Pajak, untuk wajib pajak badan; atau
OSS yang terintegrasi dengan sistem informasi Ditjen Pajak.

Bedanya adalah, apabila pengajuan dilakukan melalui SABH, diajukan oleh pelaku usaha badan dengan status pusat melalui Notaris. Dan Notaris yang dimaksud adalah notaris yang membuat akta pendirian badan tersebut dan telah diberikan hak akses pada SABH.

Untuk pengajuan permohonan pendaftaran NPWP tersebut, pelaku usaha perlu menyertakan dokumen yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang mengatur mengenai tata cara pendaftaran wajib pajak dan penghapusan NPWP serta pengukuhan dan pencabutan pengukuhan Pengusaha Kena Pajak.

Bagaimana jika SABH dan OSS belum dapat memproses pengajuan NPWP tersebut? Pasal 4 ayat 7 menyebutkan, Dalam hal pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) tidak dapat diproses melalui sistem SABH dan/atau OSS, Pelaku Usaha dapat melakukan pendaftaran untuk dapat diberikan NPWP pada kantor Direktorat Jenderal Pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Jika sudah mengajukan permohonan NPWP secara elektronik dan dokumen persyaratan dirasa telah lengkap, pencetakan kartu NPWP dan Surat Keterangan terdaftar akan dilakukan paling lama 1 (satu) hari kerja setelah tanggal terdaftar.

NPWP yang telah diterbitkan melalui SABH atau sistem OSS sebelum berlakunya Peraturan Direktur Jenderal ini, dinyatakan tetap berlaku dan merupakan sarana administrasi perpajakan yang dapat digunakan dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan Wajib Pajak.

SMART Legal Consulting adalah perusahaan Jasa Hukum Korporasi Indonesia. SMART telah membantu Klien dalam menangani hal-hal yang terkait dengan Hukum Investasi, seperti membantu Klien untuk mendirikan Perusahaan Langsung Asing dan Kantor Perwakilan. Kami juga membantu Klien mengenai Kepatuhan dan Layanan Hukum Korporasi.

Hubungi Kami Sekarang untuk mendapatkan solusi hukum Anda untuk tujuan bisnis Anda, dan tetap mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku.

E: info@smartcolaw.com

H: + 62821-1234-1235

Author: TC – Singgih Aditia Putra

Follow by Email
Facebook
Google+
https://blog.smartcolaw.com/kini-npwp-badan-dapat-diperoleh-melalui-sabh-dan-oss/
Twitter
LINKEDIN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*