Importir Wajib Menyesuaikan Izin Impornya Paling Lambat Juni 2016

Jika tidak melakukan penyesuaian, maka perusahaan terancam tidak dapat melakukan impor.

import-blog-smart

Pada 1 Januari 2016, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan peraturan terbaru mengenai izin impor melalui Peraturan Peraturan Menteri Peradagangan No.70/M-DAG/PER/9/2015 tentang Ketentuan Angka Pengenal Importir (“PERMENDAG No.70/2015”) sehingga peraturan mengenai izin impor terdahulu dinyatakan sudah tidak berlaku.

Berdasarkan PERMENDAG No.70/2015, perusahaan importir yang berdiri di Indonesia dan telah memiliki izin impor atau dikenal dengan Angka Pengenal Impor (API) wajib untuk menyesuaikan dengan dengan ketentuan yang tercantum dalam PERMENDAG No.70/2015. Hal mana, penyesuain API sendiri belaku bagi Pemegang API UMUM (API-U) maupun API PRODUSEN (API-P).

Perlu untuk diketahui bahwa Pemerintah Indonesia hanya memberikan waktu bagi perusahaan importir hingga bulan Juni tahun 2016 untuk melakukan penyesuaian.

Merujuk pada pasal 38 PERMENDAG No.70/2015 disebutkan bahwa:

“API-U dan API-P yang diterbitkan berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan No.27/M-Dag/Per/12/2012 Tentang Ketentuan Angka Pengenal Importir sebagaiamana telah mengalami perubahan beberapa kali terakhir  dengan Peraturan Menteri Perdagangan No.84/M-Dag//12/2012, dinyatakan tetap berlaku harus menyesuaikan dengan peraturan ini paling lambat 30 Juni 2016”

Agar API yang dimiliki oleh perusahaan importir yang telah diterbitkan sesuai dengan No.27/M-Dag/Per/12/2012 dinyatakan tetap berlaku maka perusahaan harus melakukan penyeseuaian dengan peraturan tersebut.  Konsekuensi bagi perusahaan importir yang tidak melakukan penyesuaian API tersebut dapat dikenai sanksi berupa pembekuan API.

Adapun yang menjadi pokok perubahan dalam PERMENDAG No.70/2015 adalah sebagaimana diatur dalam Pasal 4 PERMENDAG No.70/2015 yaitu:

  1. Pemegang API-U dapat mengajukan barang impor lebih dari satu bagian (section) sebagaimana dalam Sistem Klasifikasi Barang, sehingga perusahaan tidak perlu lagi melampirkan surat keterangan bukti hubungan istimewa yang disahkan oleh perwakilan Indonesia dinegara exportir sebagai bukti yang dimintakan dalam peraturan terdahulu.
  1. Pemegang API-P hanya dapat mengimpor barang untuk dipergunakan sendiri sebagai barang modal, bahan baku, dan atau bahan untuk mendukung proses produksi.

Sehingga, tindakan memperdagangkan atau memindahtangankan untuk tujuan tes pasar dan sebagai barang komplementer yang tercantum dalam peraturan sebelumnya, dinyatakan sudah tidak berlaku lagi.

Ali Imron /Asharyanto

Bagaimana kami dapat membantu Anda?

SMART Legal Consulting adalah Indonesia Corporate Legal Services. Hal mana kami memiliki pengalaman dalam membantu Klien dari segi hukum pada saat Klien kami berinvestasi di Indonesia, termasuk memastikan izin-izin usaha perusahaan-perusahaan tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Selain itu, kami memiliki pengetahuan, pengalaman, dan koneksi dalam mengajukan izin impor maupun penyesuaian izin impor sebagaimana dimaksud diatas.

Silahkan menghubungi SMART Help Desk untuk mengatur waktu pertemuan anda dengan kami:

E:  info@smartcolaw.com

H: +62821-1234-1235

O: +6221- 2278-3385

Follow by Email
Facebook
Google+
http://blog.smartcolaw.com/importir-wajib-menyesuaikan-izin-impornya-paling-lambat-juni-2016/
Twitter
LINKEDIN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*