Legal Due Diligence Meneropong Risiko Hukum Berinvestasi

Hampir saja klien kami tertipu. Ternyata, pihak yang ditemui oleh klien kami bukan lagi menjadi pemegang saham dalam perusahaan tersebut.

Bagi sebagian pebisnis, salah memilih rekan bisnis seperti mimpi buruk. Tak seperti mimpi buruk lainnya, sayangnya mimpi ini tidak bisa diakhiri hanya dengan melanjutkan tidur dan bangun di pagi harinya. Tidak hanya satu klien yang mengeluhkan hal ini. Berbeda penyanyi, namun lagunya tetap sama, mereka mengaku salah memilih partner bisnis.

Jangan sampai “diakali” partner bisnis menjadi akhir dari impian kita yang sudah menyita tenaga, waktu, emosi dan biaya yang tidak sedikit. “Mencari partner dalam berbisnis itu sama seperti pernikahan, Mbak. Kalau tidak cocok, ya akhirnya pernikahan bisa saja terus berlangsung. Tetapi babak belur. Kalau tidak hati-hati, habis diakali terus,” keluh salah seorang Klien kami.

Selengkapnya

Peluang Karyawan Menjadi Pemegang Saham Dalam Perusahaan

patungan-blog-smart

Apakah ada kemungkinan bila saya yang tadinya hanya seorang karyawan biasa, bisa menjadi pemegang saham perusahaan tempat saya bekerja?

Pernahkah Anda mempertanyakan hal ini ketika Anda sudah bekerja belasan bahkan puluhan tahun lamanya pada perusahaan tempat Anda bekerja saat ini? Ketika Anda merasa butuh pencapaian yang lebih dari sekadar “pegawai”. Bukan hal yang baru bagi perusahaan untuk menawarkan kesempatan tersebut bagi karyawannya untuk bisa memiliki saham dalam perusahaannya tersebut. Tentunya dengan berbagai macam alasan dan tujuan. Kemungkinan ini tidak hanya bisa terjadi pada perusahaan terbuka, perusahaan publik yang tercatat di bursa efek. Hal yang sama dimungkinkan juga bagi perusahaan tertutup yang ingin membuka kesempatan bagi karyawannya untuk memiliki saham dalam perusahaan.

Selengkapnya

Panduan Praktis Penyusunan Perjanjian Kerja Bagi Tenaga Kerja Asing (Expatriate)

Menyusun PKWT bagi tenaga kerja asing tentulah tidak sama dengan menyusun PKWT biasa, diperlukan penguasaan materi tentang aturan PKWT itu sendiri, perijinan kerja dan ijin tinggal bagi tenaga kerja asing.”

Salah satu akibat yang paling kelihatan dari berlakunya globalisasi adalah adanya arus keluar masuk orang, barang dan jasa dari satu negara ke negara lainnya tanpa ada halangan (barriers). Akibat tersebut saat ini telah dirasakan oleh hampir seluruh negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia. Khusus mengenai arus masuk orang di Indonesia, beberapa tahun terakhir jumlah tenaga kerja asing (expatriate) terus meningkat. Mereka tidak hanya bekerja di perusahaan asing yang ada di Indonesia saja, tetapi juga di perusahaan swasta nasional. Kehadiran para tenaga kerja asing tersebut tentu harus diimbangi dengan perangkat hukum yang memadai sehingga hak dan kewajiban mereka terlindungi.

Selengkapnya