Sudah Tepatkah Anda Menggunakan Frase “Vice Versa” Dalam Perjanjian?

Vice versa adalah istilah latin yang diterjemahkan secara literal ke dalam bahasa Inggris menjadi “the other way around” atau “the position being reversed”. Dalam bahasa Indonesia, terjemahan yang sepadan dengan makna tersebut adalah “sebaliknya”.

Vice versa ini digunakan untuk menjelaskan suatu kebalikan dari pernyataan sebelumnya.  Kata ini sering digunakan dalam perjanjian untuk menjelaskan hak dan kewajiban masing-masing pihak yang sifatnya apabila kewajiban atau hak tersebut dikenakan terhadap salah satu pihak, maka hak atau kewajiban itu juga akan berlaku terhadap pihak yang lainnya. Sehingga bersifat berlaku sebaliknya.

Selengkapnya

Pro-Kontra Eksistensi Surat Kuasa Mutlak

Dari sekian banyak kasus pembatalan surat kuasa mutlak, masih tepatkah penggunaan surat kuasa mutlak untuk mengamankan transaksi?

surat-kuasa-blog-smart

Semakin kompleks tingkat transaksi dan semakin tinggi kebutuhan untuk mengamankan transaksi yang dilakukan, para pelaku bisnis tentunya meminta agar penasihat atau konsultan hukum mereka memberikan advis dan jalan yang terbaik guna mengakomodasi kebutuhan tersebut. Salah satunya yang masih jamak dipraktikkan adalah mengenai penggunaan surat kuasa yang bersifat mutlak atau Surat Kuasa yang tidak dapat ditarik kembali.

Selengkapnya

Memahami Kegiatan Penawaran Umum Dalam Ranah Pasar Modal

Belakangan banyak yang menyinggung soal keterkaitan dengan penawaran berbagai bentuk investasi dikaitkan dengan penawaran umum dalam kerangka pasar modal. Untuk mengetahui lebih jauh, kami akan ulas di bawah ini.

Berdasarkan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal (“UUPM”), khususnya diatur dalam Pasal 1 ayat (15) menjelaskan bahwa Penawaran Umum merupakan suatu kegiatan penawaran Efek yang dilakukan oleh Emiten untuk menjual Efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam Undang-undang ini dan peraturan pelaksanaannya.

Selengkapnya

Menyibak Perubahan Pengendali Perusahaan Melalui Akuisisi

“Pembuktian kepemilikan saham melebihi 50% saham jauh lebih mudah dibanding dengan kemampuan untuk menentukan pengelolaan dan/atau kebijaksanaan perusahaan terbuka.

mandiri-akuisisi-blog-smart

Menyambung topik pembahasan kami sebelumnya tentang Pengumuman Koran dalam Akuisisi, pembahasan kami kali ini secara khusus mengulas tentang hal-hal yang terkait dengan suatu pengambilalihan.

Dalam praktik bisnis, banyak cara yang dilakukan oleh pelaku bisnis untuk menghindari transaksi jual beli saham yang dikategorikan sebagai suatu pengambilalihan saham. Salah satu caranya adalah dengan pembelian saham secara bertahap.

Selengkapnya

Pengesampingan Pengumuman Koran Dalam Akuisisi (Antara Ilusi dan Strategi)

Perlu untuk memahami esensi dari pengumuman koran tentang akusisi, sebelum memutuskan untuk mengesampingkan tahapan ini.

akuisisi-blog-smart

Dalam suatu proses akuisi (pengambilalihan) perusahaan, pengumuman koranmengenai rencana akuisisi dan pemberitahuan kesepakatan terjadinya akuisisi, merupakan salah satu tahap yang harus dilalui. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT). Kewajiban pengumuman koran harus dilakukan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sebelum pemanggilan RUPS. Hal ini ternyata menimbulkan suatu ganjalan tersendiri bagi para pelaku bisnis yang menginginkan suatu transaksi dapat terlaksana dengan cepat.

Selengkapnya